Lambang dan arti Logo SPM




Arti tulisan "TOTA CHRISTI PER MARIAM"  : 

Seutuhnya menjadi milik kristus dengan perantaraan maria. 

arti logo : 
1. Lambang salib kristus (xP) : 

Untuk membawa kehidupan (mengandung dan melahirkan kehidupan), hanya mungkin melalui jalan salib Kristus seperti juga dialami  Maria, jalan hati yang tertusuk pedang.


2. Huruf M (inisial Maria)

Jalan kita untuk menjadi milik Kristus melalui jalan Maria yaitu jalan mengandung Sabda Allah dan melahirkan kehidupan.


3. Bunga matahari yang mekar atau terbuka

Melambangkan keterbukaan dan keterarahan kepada Kristus Sang Matahari Sejati. Seperti Maria, kitapun meneladani dia, bersikap terbuka dan mengarahkan seluruh hidup pada Kristus.  
Mengarah kepada matahari sejati: keterbukaan hati di hadapan Allah seperti Maria, bagaikan “rahim” yang kosong menerima dan diisi oleh daya hidup Allah yaitu “cahaya matahari sejati”. Kristus matahari sejati menjadi pusat untuk menyerap kehidupan. 


4. bunga matahari ditengah salib

Keberadaan hidup kita seperti Maria: ada dalam hati Allah, hidup dalam naungan/kuasa Allah, Roh Kesuburan.


5. sinar mengelilingi bunga matahari

Membawa/menyebarkan kehidupan yang kita serap dari Kristus kepada dunia tempat kita hidup dan berkarya (Perutusan)


6. biji-biji bunga matahari

Lubuk hati (Rahim jiwa) yang mengandung Sabda Allah, benih-benih kehidupan ilahi.


7. batang matahari melekat pada salib

Keterpautan/kesatuan hati manusia dengan Kristus seperti Maria. Kekuatan doa yang mengalir dalam karya.

8. lingkaran

Lambang Persekutuan (satu keluarga persaudaraan)


9. warna kuningmakna lambang keseluruhan

Kemuliaan dan sukacita Paska. Terkandung di dalamnya misteri Salib “derita sakit bersalin” : dukacita yang mendahului sukacita.


Makna Lambang Keseluruhan : 

Karya perutusan SPM di bawah naungan Maria, hidup dalam keterarahan, ketergantungan dan penyerahan seutuhnya bagi Kristus Sang Matahari Sejati.

Maria Mengunjungi Elisabeth (Lukas 1:39).

Pola Maria Mengunjungi Elisabeth sebagai wujud pelayanan kasih Maria kepada saudaranya Elisabeth, dilaksanakan bersama Yesus yang dikandung oleh Roh Kudus.